Berita Terbaru
Terpopuler
Terkomentari
Berita

 Provinsi Jakarta

SBY Perintahkan Polri Tak Biarkan Ormas Anarkistis

Padang Today  Berita Pemerintahan  Minggu, 01/07/2012 - 17:00 WIB  redaksi padang-today  1162 klik

Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) memerintahkan Polri untuk berani mengambil tindakan tegas terhadap kelompok-kelompok yang kerap berlaku anarkis dan memaksakan kehendak terhadap kelompok lainnya di masyarakat. Hal ini disampaikan presiden dalam perayaan Hari Ulang Tahun Polri ke 66 di Markas Komando Brigade Mobil, Depok, Jawa barat, Minggu (1/7).


‘’Tindak tegas kelompok-kelompok yang memaksakan kehendaknya sendiri, dengan melanggar hak-hak  konstitusional pihak lain. Beranilah bersikap tegas sesuai ketentuan hukum yang berlaku dan yakinkan setiap  masalah yang timbul dapat dilokalisasi dan diatasi dengan cepat, agar tidak meluas dan menjadi isu nasional,’’ ujar Presiden dalam amanatnya di depan para anggota Korps Bhayangkara itu.


Seperti diketahui tuntutan langkah tegas Polri ini semakin menyeruak ke permukaan beberapa tahun terakhir. Ini menyusul munculnya sejumlah organisasi massa yang kerap melakukan aksi anarkisme dan memaksakan kehendak terhadap kelompok lainnya baik di jakarta maupun di daerah.


Pembiaran terhadap aksi premanisme tersebut kerap menjadi sumber konflik di masyarakat. Karena itu selain berlaku tegas, SBY mengharapkan Polri  mampu melakukan aksi pencegahan agar aksi anarkis tersebut tidak meluas dan mengganggu kamtibmas.


‘’Maksimalkan upaya pencegahan terhadap aksi-aksi kekerasan dan konflik komunal. Secara khusus, dalam menangani aksi-aksi kekerasan, lakukan secara cepat, tepat, dan tuntas, serta cegah jatuhnya korban jiwa di pihak  manapun. Dengan respon yang cepat dan tepat akan dapat dihilangkan tuduhan sejumlah kalangan bahwa Polri  dan Negara melakukan pembiaran.’’ Paparnya.(*)

[ Red/ ]- Selengkapnya di PadangEkspres,Posmetro padang, Rakyat Sumbar

Bookmark and Share   counter A+ A-
Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: