Kota Padang
Padang Today
Berita Sosial
Rabu, 04/07/2012 - 20:30 WIB
Andri Mardiansyah
1173 klik
Rumit serta banyaknya jenjang Birokrasi yang terkadang membuat publik kewalahan dan menjamurnya sistem birokrasi negosiasi yang lebih dikenal dengan istilah Pencaloan membuat Komunitas Jurnalis Muda (KJM) sumbar gerah dan mencari solusi konkrit untuk mengatasi hal tersebut dalam sebuah diskusi terbuka dengan sejumlah wartawan muda yang diadakan dikantor Nahdatul Ulama (NU) Padang.
Dalam diskusi tersebut KJM membahas secara menyeluruh bagaimana kinerja dari reformasi birokrasi saat ini terutama pada sistem pemerintahan yang dirasa saat ini masih mandul dan jalan ditempat. Hadir dalam pembicara diantaranya Eka Vidya, Pengamat Kebijakan Publik, Hari Effendi Iskandar dari pusat study Humaniora Unand, dan Facrul Rasyid Wartawan Senior Sumbar.
"Reformasi Birokrasi yang telah dilahirkan sejak orde baru atau tepatnya setelah tahun 1998 belum terlihat dengan jelas dan nyata, semua bentuk birokrasi saat ini kampanyekan melalui satu pintu saja namun kenyataan nya hal tersebut sama sekali tidak berjalan sesuai apa yang disampaikan,"ujar Facrul Rasyid, rabu (4/7).
Senada Eka Vidya, pelayanan serta perizinan birokrasi dipemerintahan masih dirasa sangat rumit dan berkesan berbelit-belit disamping membutuhkan biaya dan waktu yang cukup besar dan lama membuktikan bahwa pemerintah saat ini belum mampu menjalankan birokrasi reformasi sesuai dengan aturan yang ada.
Dengan adanya diskusi ini diharapkan kalangan Wartawan di Sumbar dapat lebih berperan aktif dalam menjalankan dan mengawal Reformasi Birokrasi saat ini agar apa yang diharapkan dapat berjalan dengan baik.
Diskusi ini merupakan salah satu program KJM untuk membawa warna baru dalam dunia jurnalistik di Sumbar, sebelumnya KJM juga mengadakan pelatihan jurnalis untuk sekolah-sekolah yang ada diSumatera Barat, tutup Rudi Hartono, ketua KJM Sunbar.(*)
[ Red/]-Selengkapnya di PadangEkspres,Posmetro padang, Rakyat Sumbar







