Berita Terbaru
Terpopuler
Terkomentari
Berita

 Provinsi Jakarta

RI Siapkan Skenario Terburuk

Bank Dunia Koreksi Pertumbuhan Ekonomi

Padang Today  Berita Ekonomi  Jumat, 13/07/2012 - 10:36 WIB  redaksi padang-today  995 klik

Bank Dunia menegaskan Indonesia tidak kebal terhadap pengaruh perkembangan ekonomi dunia. Terpaan perlambatan ekonomi dunia bakal terjadi melalui lini perdagangan. Karena itu, meskipun pertumbuhan ekonomi masih cukup baik, Indonesia mesti mempersiapkan diri menghadapi skenario terburuk.

Pada proyeksi dasar, Bank Dunia memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini mencapai 6,0 persen dan pada 2013 menjadi 6,4 persen. Jika gejolak ekonomi sama dengan 2009, pertumbuhan bisa terkoreksi menjadi 5,8 persen tahun ini dan 4,7 persen pada tahun depan. Apabila terjadi skenario terburuk dengan penurunan pertumbuhan global yang parah, pertumbuhan ekonomi akan tumbuh 5,7 persen tahun ini dan 3,8 persen pada 2013.

Proyeksi triwulanan Bank Dunia tersebut diungkapkan ekonomi utama Bank Dunia untuk Indonesia Shubham Chaudhuri dalam peluncuran laporan di Kantor Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Jakarta, kemarin. "Indonesia masih tumbuh cukup baik. Namun harus tetap bersiap-siap," kata Chaudhuri kepada JPNN (grup padang today).

Situasi seperti 2009 akan terjadi apabila terjadi kebekuan parah di pasar keuangan dunia. Sedangkan skenario terburuk adalah krisis disertai atau bahkan ditimbulkan penurunan pertumbuhan global yang lebih parah dan panjang yang berdampak pada negara berkembang utama.

Direktur Pelaksana Bank Dunia Sri Mulyani Indrawati mengatakan Indonesia memiliki permasalahan yang berbeda dengan negara-negara maju. Indonesia sudah tidak lagi memiliki masalah defisit anggaran atau pengelolaan ekonomi makro. "Masalah di Indonesia adalah bagaimana menggunakan uangnya. Bagaimana bisa membelanjakan anggaran dengan baik," kata Sri Mulyani.

Di sisi lain, Bank Indonesia (BI) juga mengoreksi pertumbuhan ekonomi menjadi lebih rendah dari prakiraan sebelumnya. Dengan menurunnya kinerja ekspor, pertumbuhan ekonomi pada triwulan III-2012 diprakirakan tumbuh lebih rendah yaitu 6,3 persen. Dengan demikian, pada 2012 mencapai 6,1-6,5 persen dan 6,3-6,7 persen pada 2013. Sebelumnya, BI memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini di kisaran 6,3-6,5 persen.

Gubernur BI Darmin Nasution mengatakan seluruh dunia memang mengoreksi pertumbuhannya. "Lebih baik kita akui kalau perkiraan kita sedikit lebih rendah," kata Darmin.

Pertumbuhan Tiongkok sudah diproyeksi turun dari 9,5 persen menjadi 7,5 persen. "Barangkali kita salah satu negara yang kita percaya paling rendah turunnya," katanya. (*)

[ Red/ ]- Selengkapnya di PadangEkspres,Posmetro padang, Rakyat Sumbar

Bookmark and Share   counter A+ A-
Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: