Kab. Pesisir Selatan
Padang Today
Berita Ekonomi
Sabtu, 14/07/2012 - 19:00 WIB
Muhammad Noli Hendra
1372 klik

Menjelang datangnya bulan suci Ramadhan, diperkirakan beberapa kebutuhan pokok naik. Seperti beras, harga pada bulan biasanya hanya Rp. 8000 perlinternya. Namun, beberapa hari belakangan ini harga beras naik Rp. 10.000 perlinternya.
"Hampir setiap tahunnya harga barang pokok ini naik. Seperti saya orang yang kurang mampu ini, tentu sulit untuk membeli beras yang begitu mahal," ungkap Rosi, warga Kabupaten Pesisir Selatan.
Kata Rosi dan juga petani padi, hal ini terjadi mungkin saja karena lahan sawah yang terlalu lama tidur panjang. Beberapa bulan ini sejumlah sawah yang terbentang di Kecamatan Sutera, berkisar ratusan Hektar tersebut kekeringan. Sementara stok penyimpanan padipun tidak ada.
Kenaikan harga beras ini baru dirasakan oleh warga Sutera, sementara warga di daerah lain belum ada tanda-tanda kenaikan harga beras.
"Hingga saat ini di kota Padang harga beras masih stabil, yaitu Rp. 8000 perliternya. Melihat kondisi penyimpanan beras yang masih banyak, jadi diperkirakan harga beras tidak akan naik," tegas Silvi Fitriani, warga Ampang Padang dan juga penjual beras di warung-warung.
Kata Silvi, jikapun ada harga beras naik. Mungkin itu beras yang baru datang, atau baru impor. Serta tidak semua jenis beras yang akan sama harganya, sepeti beras solok, yang mungkin saja akan lebih dari harga beras lainnya. (*)
[ Red/]-Selengkapnya di PadangEkspres,Posmetro padang, Rakyat Sumbar







