Kota Padang
Padang Today
Berita Kriminal
Rabu, 01/08/2012 - 21:30 WIB
Anto
4365 klik
Dua pemuda tanggung, Faisal (17) dan Alfan (17), babak belur dihajar warga setelah ketahuan mencuri handphone perawat (tenaga honor), Andika Aidil Saputra (24) di Ruangan Rawat Inap III Bedah Rumah Sakit Tentara Reksodiwiryo, sekitar pukul 01.00 WIB, Rabu (1/8).
Kedua pemuda warga Piai Tangah, Kecamatan Lubuk Begalung tersebut, saat ini tengah menjalani pemeriksaan oleh penyidik Reskrim Polresta Padang. Sementara, rekan tersangka berhasil melarikan diri dari kejaran warga.
Pengakuan korban di SPKT Polresta Padang, sebelum kejadian tersebut dia meletakkan dua unit handphone merek Blackberry Gemini 3G, dibawah bantal tidurnya dan satunya lagi diletakkan di bawah badannya.
"Setelah itu, saya tertidur di Ruangan Rawat Inap III Bedah Rumah Sakit. Ketika bangun, saya terkejut karena melihat tersangka hendak keluar dari ruangan tersebut, dan saya melihat handphone itu sudah tidak ada lagi, sehingga saya mengejarnya sambil berteriak," kata korban, warga Andalas, Kecamatan Padang Timur.
Mendengar teriakan korban, warga yang berada di lokasi kejadian, langsung mengejar pelaku. Alhasil, dua pelaku dapat ditangkap dan menerima beberapa bogem mentah dari warga. Sedangkan rekan tersangka yakni berinisial "AD" (17), berhasil lolos dari kejaran masyarakat.
"Kedua pelaku tertangkap, namun handphone saya tidak ada sama mereka. Kemungkinan handphone itu dibawa oleh rekan mereka yangkabur itu," ujarnya.
Setelah ditangkap, kedua tersangka diamankan di rumah sakit terlebih dahulu oleh pihak TNI, untuk meminta keterangan dan berusaha mencaritahu keberadaan rekannya yang berhasil menyelamatkan diri. Namun tidak kunjung mengetahui keberadaan rekan pelaku yang kabur itu, petugas TNI menyerahkan ke Mapolresta Padang sekitar pukul 09.30 WIB.
Sementara itu, Kanit II SPKT Polresta Padang, Ipda Harmon, mengatakan pihaknya telah menerima kedua pelaku tersebut dan korban pun telah membuat laporannya. Hingga kini petugas masih melakukan penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.
"Saat mereka beraksi, mereka membagi tugas masing-masing dan setelah berhasil mengambil barang curian, langsung diserahkan oleh "AD" yangkini masih buron," kata Harmon.
Sementara itu keterangan Faisal di Mapolresta Padang, dia melakukan aksi ini terpaksa, karena tidak memiliki uang. Untuk itu, dia bersama dua rekannya ikut dalam pencurian di rumah sakit.
"Kami bertiga masuk ke rumah sakit berpura-pura menjenguk keluarga, tapi setiba didalam kami mencari orang yang tengah tertidur,"ungkapnya. (*)
[ Red/ ]- Selengkapnya di PadangEkspres,Posmetro padang, Rakyat Sumbar







