Kota Padang
Padang Today
Berita Peristiwa
Sabtu, 01/09/2012 - 13:35 WIB
andri mardiansyah
3261 klik

Rencana pembongkaran paksa tenda ceper dikawasan Pantai Padang oleh jajaran Sat Pol PP Padang bekerja sama dengan Tim SK4 yang terdiri dari satuan Polisi, TNI gabungan, Trantib dan Pihak terkait lainnya dalam waktu dekat ini dirasa sudah merupakan tindakan yang tepat, mengingat selama ini aturan yang disepakati antara pemilik tenda ceper dengan Pemko dan Pol PP Padang sama sekali tidak berjalan, walau demikian himbauan serta sosialisasi sangat diperlukan sebelum melakukan pembongkaran paksa atau tidak.
Hal ini disampaikan oleh Prof. Prayitno Sosiolog Universitas Negeri Padang, Adanya rencana pembongkaran paksa tenda ceper yang kian hari kian menjamur dikawasan pantai padang sudah dianggap tindakan yang tepat mengingat adanya tenda ceper saat ini hanya membuat image tentang wisata kota padang yang sarat dengan maksiat bertambah, namun tindakan itu harus didasari dengan logika yang baik dan tepat agar tepat sasaran dan tercapai maksud yang diinginkan.
"Pembongkaran tenda ceper sudah merupakan tindakan yang tepat mengingat selama ini hanya membuat image wisata kota padang malah bertambah buruk, lagian nota kesepakatan antara pemilik dan sat pol pp tentang aturan pemakaian tenda ceper diatas jam 7 malam tidak bisa dijalani sebagaimana mestinya, walau demikian harus didasari pertimbangan dan logika yang tepat,"ujar Prof. Prayitno, Sabtu (1/9).
Ditambahkan Prof. Prayitno, selain tindakan pembongkaran, peran aktif dari tokoh masyarakat setempat sangat dibutuhkan agar sosialisasi tentang dampak buruk terhadap aktifitas maksiat dapat dipahami lebih dalam lagi, walau pada kenyataan nya masih ada tokoh masyarakat yang juga terlibat dalam usaha tenda ceper tersebut, yang jelas sudah ada himbauan sebelumnya tentang aturan tersebut,"katanya.
Sementara itu Kakan Pol PP Padang, Nasrul Sugana menegaskan, selama ini himbauan tentang aturan kesepakatan sudah sering kita sampaikan namun tak berarti sama sekali, maka dari itu dalam pekan ini kita akan bongkar paksa itu tenda ceper, apapun resikonya nanti akan kita hadapi bersama karena kita sudah punya kesepakatan dengan pemilik jika tidak mengindahkan aturan yang berlaku maka siap untuk dibongkar paksa. (*)
[ Red/]-Selengkapnya di PadangEkspres,Posmetro padang, Rakyat Sumbar







