Padang | Jumat, 22/05/2009 08:51 WIB

Hasil UASBN Diumumkan Akhir Juni

Rahmi Amalia - Padang Ekspres

klik untuk melihat foto

Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padang hingga kini masih menunggu kunci jawaban soal Ujian Akhir Sekolah (UAS) dan Ujian Akhir Sekolah Berstandar Nasional (UASBN) dari Depdiknas (Departemen Pendidikan Nasional). Rencananya, hasil UASBN akan diumumkan minggu ketiga dan keempat Juni, usai pengumuman hasil UN.

Kepala Seksi Data dan Teknologi Informasi Dinas Pendidikan Kota Padang, Zainir mengungkapkan, saat ini seluruh lembar jawaban siswa SD peserta UASBN yang berjumlah sekitar 15 ribu lembar, sudah dipindahkan oleh staf Dinas Pendidikan. ”Tapi lembar jawaban siswa yang ikut ujian susulan, belum dipindahkan,” jelasnya.

Pemindahan dilakukan dengan alat khusus, untuk merekap data siswa yang mengikuti ujian, baik UAS untuk tingkat SMP dan SMA, maupun UASBN untuk tingkat SD.

Usai pemindahan, data akan diserahkan ke Dinas Pendidikan Provinsi Sumbar untuk direkap lebih lanjut, sambil menunggu kunci jawaban dari Depdiknas. ”Kalau mencocokkan lembar jawaban dengan kunci jawaban tak akan butuh waktu lama, sekitar satu jam selesai semua lembaran jawaban,” katanya.

Sebab, sudah ada software khusus mencocokkan lembar jawaban siswa dengan kunci jawaban. Bahkan, sejak digunakannya lembar jawaban komputer sejak beberapa tahun lalu, tak pernah ada data siswa yang tak terbaca. ”Kalaupun basah, atau terlipat, masih bisa dikeringkan dan dibersihkan dengan pemindahan ulang,” jelas Zainir.

Soal kapan diumumkannya hasil UAS dan UASBN, Zainir memprediksi akan dilaksanakan pada minggu ketiga dan keempat Juni. Tergantung kapan kunci jawaban sampai ke tangan panitia pelaksana, yaitu di tingkat provinsi. ”Kami menunggu konfirmasi dari Dinas Pendidikan Provinsi,” tandasnya.

Ditanya akan dikemanakan lembar jawaban soal UAS dan UASBN pascapemeriksaan, Zainir menjelaskan, lembar jawaban itu masih akan disimpan oleh Dinas Pendidikan Kota Padang, paling lama sebulan. ”Sebab, bisa jadi ada orangtua atau siswa yang komplain dengan hasil ujiannya,” kata Zainir.

Bagi yang komplain, diberi kesempatan mencocokkan nilai yang diterima dengan lembar jawaban asli. Biasanya, yang dikomplain adalah salah mengisi agama yang dianut, atau data lainnya. ”Untungnya kalau soal nilai tidak ada yang komplain,” pungkasnya. (*)


Bookmark and Share counter


Berita Terkait

Komentar Anda
Kirim Komentar
Nama :
Email :
Lokasi :
Komentar :
    kode: