Berita Terbaru
Terpopuler
Terkomentari
Berita

 Kab. 50 Kota

Kedapatan Mencuri, Pelaku Dihajar Massa

Larikan Satu Kardus Susu Cair

Padang Today  Berita Kriminal  Jumat, 03/08/2012 - 21:10 WIB  Esa Tegar  1467 klik

Tersangka pencurui, Nanda, ketika menjalini pemeriksaan di Polsek Harau.

Dua dari satu pelaku pencurian, Nanda Kurnia (21), terpaksa harus menerima beberapa pukulan dari massa yang menghakiminya, saat akan membawa lari satu kardus susu cair, dari sebuah warung di Jorong Pulutan Nagari Koto Tuo, Kecamatan Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

"Saya melakukan pencuriuan itu, karena tidak sengaja. Niat untuk melakukanya, hanya muncul secara tiba-tiba dan kebetulan saja ketika mengambil susu tersebut," ungkap bapak yang memiliki seorang anak itu, kepada penyidik saat menjalani pemeriksaan di Polsek Harau, Jumat (3/8).

Kepada penyidik, tersangka pencurian warga Jorong Mungo Balai Ateh, Nagari Mungo, Kecamatan Luhak tersebut, mengatakan aksi pencurian itu dilakukannya bersama dengan temannya, yang berhasil melarikan diri.

"Temannya satunya lagi, sudah kita kantonggi nama dan tempat tinggalnya. Untuk itu, beberapa petugas juga sudah melakukan pengintaian terhadap pelaku," jelas salah seorang pinyidik Polsek Harau, Kabupaten Limapuluh Kota.

Sementara itu, pemilik warung, Nono, yang mengetahui laangsung aksi pencurian tersebut, mengatakan saat itu dirinya sedang berbuka puasa. Ditengah menikmati hidangan berbuka puasa itu, dirinya melihat ada bayangan yang melintas di depan warungnya. Karena menimbulkan kecurigaan, dirinya terpaksa meningalkan hidangan berbuka puasa itu, sambil melihat ke depan warung.

"Sesampainya di depan, saya melihat tersangka sedang mengangkut satu krat susu cair berserta salah seorang temannya, yang sudah stand by di atas motornya. Sementara, temannya itu berhasil kabur melarikan diri mengunakan sepeda motor," jelas Nono.(*)

[ Red/]-Selengkapnya di PadangEkspres,Posmetro padang, Rakyat Sumbar

Bookmark and Share   counter A+ A-
Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: