Berita Terbaru
Terpopuler
Terkomentari
Berita

 Provinsi Sumatra Barat

Jalan Fly Over Belum Layak Dioperasikan

Perlun Ditinjau Lebih Lanjut

Padang Today  Berita Pemerintahan  Rabu, 15/08/2012 - 21:00 WIB  Anto  1980 klik

Fly Over

Ketua DPRD Sumatera Barat, Yulteknil, menyatakan penggunaan jalan layang (Fly Over) Tahap I Kelok Sembilan, untuk arus mudik dan arus balik Lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah,  perlu ditinjau lebih lanjut. Pasalnya, belum ada penyerahan dari pihak kontraktor pemegang proyek kepada pemerintah.


"Untuk sementara, jalur Fly Over itu belum boleh dimanfaatkan, karena belum ada penyerahan dari pihak kontraktor pemegang proyek kepada pemerintah. Sehingga jika terjadi sesuatu hal yang tidak diinginkan saat masyarakat menggunakan jalur tersebut, maka siapa yang akan bertanggung jawab," kata Yul Teknil, Rabu (15/8).


Belum bolehnya pemanfaatkan jalan tersebut, kata Yul, berdasarkan hasil kajian dari  Komisi III DPRD Sumbar. Selain belum adanya penyerahan secara resemi tersebut, juga DPRD Sumbar patut mempertanyakan kualitas pengerjaan jalan tersebut.


"Jangan sampai malah ada maslah dikemudian harinnya, jika terjadi penurunan kualitas nanti. Bisa saja kontraktor beralasan karena difungsikan waktu arus mudik. Kalau Menteri telah memberi izin, maka apa pun resiko dari penggunaan saat lebaran ini, tentu akan menjadi tanggungjawab dinas terkait," tegas Yul.


Rencananya melalui Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno, akan meresmikan pembukaan jalan layang Kelok Sembilan, pada Rabu, (15/8) ini. Untuk itu, akan dimanfaatkan sebagai jalur alternatif pemecah kemacetan saat arus balik dan arus mudik Lebaran Idul Fitri 1433 Hijriah, mulai H-4 hingga H+2.


"Jalan layang penghubung Provinsi Riau dan Sumbar tersebut, mestinya dimanfaatkan setelah adanya penyerahan langsung dari pemegang proyek kepada pihak pemerintah, sehingga jelas tentang kelayakan penggunaannya," terang Yul.


Dikatakan Yul, jalan layang Kelok Sembilan yang mulai dibangun sejak tahun 2003, dengan pengalokasian dana mega proyek murni dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Proyek jalan layang Kelok Sembilan dilakukan dalam dua tahap pengerjaan, dimana tahap I menelan dana Rp350 miliar untuk pengerjaan empat unit jembatan dengan total panjang 720 meter dan jalan 2.000 meter.


Sementara tahap II Rp180 miliar,  untuk pembangunan jembatan layang sepanjang 250 meter dan ruas jalan sepanjang 1.000 meter, dimana jalan tersebut nantinya direncanakan dibuat dua arah.


Sehubungan dengan itu, jalur jembatan layang  itu, yang rencananya dibuka hari ini selama lebaran, hanya untuk satu jalur (satu arah), dimana kendaraan yang dibolehkan melewati hanya dari Riau menuju Sumbar, sedang sebaliknya tidak diperbolehkan, atau tetap melalui jalan lama yang berda dibawah jembatan layang.


Sebelumnya, Kepala Dinas Prasarana Jalan dan Tarkim Provinsi Sumatera Barat, Suprato, ketika melakukan peninjauan kondisi Jalan Kelok Sembilan, Kabupaten Lima Puluh Kota, Selasa (14/8), mengatakan, sejumlah rambu-rambu lalu lintas untuk keselamatan pengendara telah dipasang di sepanjang Jalan Kelok Sembilan.(*)

[ Red/]-Selengkapnya di PadangEkspres,Posmetro padang, Rakyat Sumbar

Bookmark and Share   counter A+ A-
Komentar Berita


Isi form berikut ini untuk mengirim komentar anda terkait dengan berita ini.

Nama : (*dibutuhkan)

e-Mail : (*tidak akan di-publish)(*dibutuhkan)

Komentar : (*dibutuhkan)

Security Code: